Ia mengatakan Presiden memiliki pikiran, visi, niat, dan urgensi. "Jembatan ke publiknya kadang kala dirusak sendiri oleh birokrasi," ujarnya.

Rocky mengaku dapat menunjukkan semua prestasi Presiden dan hasil yang ditunggu publik. Namun, kata dia, satu kebencian saja dapat membuat data itu dianggap palsu.