Karena itu, ia menilai posisi strategis untuk memenangkan hati publik tidak mungkin didasarkan pada konfrontasi faktual. Ia mengusulkan komunikasi yang mengedepankan logika, terutama untuk warganet yang terdidik.

Rocky juga menekankan tolok ukur seorang komunikator pemerintah. "Apapun yang diucapkan oleh seorang pejabat komunikator, dia mesti jadi impact terhadap perubahan cara berpikir, perubahan sikap," katanya.