Tiga gol itu harus menjadi catatan besar buat Roma, sebab lahir dari situasi yang sama. Ketiga gol terakhir Madrid tercipta dari situasi sepak pojok.

Gasperini menilai timnya mulai merasa takut saat Madrid bikin gol kedua. Mereka kemudian justru merasa tertekan sendiri sehingga kecolongan.

"Saat situasi-situasi korner, ada rasa takut dan rendahnya reaksi, yang mana belum terjadi sebelumnya. Untuk para pemain pengganti, mereka masuk dan bermain baik kok," kata Gasperini dikutip Football Italia.