"Pukulan psikologisnya muncul saat skornya jadi 3-2. Kami perlu membenahi ini dan membereskannya. Tim ini tak boleh merasa bahwa mereka itu semacam perlu memenangi Liga Champions, titel liga, atau apapun yang lainnya."

"Tim ini perlu mengekspresikan diri. Kalau kebobolan satu gol, jangan biarkan moral turun drastis."