Di sisi lain, ia mengatakan hilirisasi menjadi salah satu pilar utama dalam menarik investasi karena memungkinkan Indonesia menangkap nilai tambah sumber daya sekaligus memperkuat industrialisasi di dalam negeri.

Ia menyebut investasi hilirisasi saat ini menyumbang sekitar 30 persen terhadap total realisasi investasi Indonesia dan memperkirakan tren tersebut akan terus meningkat.

Namun, terkait posisi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dalam koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Rosan mengatakan pihaknya masih menunggu arahan pemerintah.

β€œKita nunggu arahan saja. Kita nunggu arahan,” ucap Rosan.

Mengenai kemungkinan pengaturan tersebut dituangkan melalui peraturan presiden, Rosan mengatakan pihaknya akan mengikuti keputusan pemerintah.