Berdasarkan hasil audit yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Makassar, lanjut Fahrizal, terdapat 4 aspek yang wajib dibenahi RS Paramount Makassar. Hasil audit itu diminta untuk segera dipenuhi dalam satu pekan.
"Pertama itu SDM, di mana semua nakes yang ada di situ harus memang sesuai standar, seperti jumlah nakes harus berbanding lurus dengan jumlah pasien yang diterima," ucapnya.
Aspek kedua berkaitan dengan sarana dan prasarana seperti alat CCTV yang tidak dimiliki RS Paramount di ruangan akses masuk bayi. Menurutnya, alat itu wajib diterapkan untuk menghindari potensi kelalaian.
"Yang kedua masih banyak yang kurang terutama tidak ada CCTV di ruang setelah bayi dilahirkan. Harusnya ada dan memang setiap RS. Apalagi ini tempat penyimpanan bayi pertama, jangan sampai ketukar," ungkapnya.
Sedangkan aspek ketiga dan keempat mencakup SOP dan manajemen RS Paramount. Fahrizal menilai perlu untuk memperhatikan kualitas bidan dan perawat.
"Ketiga itu alur SOP dari RS Paramount dan keempat itu manajemen sendiri itu harus memperhatikan kualitas bidan, perawat harus dibekali seminar setiap bulannya," jelasnya.