NADIKABAR.COM — Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati mengungkap adanya sejumlah tanda-tanda kekerasan baru maupun lama pada tubuh balita perempuan berinisial SF (2) yang menjadi korban dugaan penganiayaan hingga meninggal dunia di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dokter Spesialis Forensik RS Polri Kramat Jati dr. Asri Megaratri Pralebda mengatakan jenazah korban diterima pihaknya di Instalasi Forensik pada Minggu (1/11) siang guna menjalani pemeriksaan dan autopsi atas permintaan penyidik Polsek Kebayoran Lama.

"Kami menemukan keadaan anak tersebut gizinya tidak sesuai dengan usianya, kurang dari normal. Kemudian kami juga menemukan beberapa tanda-tanda kekerasan pada daerah wajah, perut, dada, dan keempat anggota gerak, baik itu kekerasan yang baru maupun kekerasan yang lama," ujar dr. Asri saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Ia menjelaskan, untuk memastikan adanya kekerasan pada struktur tulang, pihak kedokteran forensik juga telah melakukan pemeriksaan rontgen tulang di RS Polri.