NADIKABAR.COM — Pasien cuci darah bernama Ediyanto Wong (63) disebut mengalami masalah saat menjalani tindakan medis hingga kawat atau guidewire disebut tertinggal di jantung. Dewan Pengawas (Dewas) RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS), Samarinda, buka suara.
Ketua Dewas RSUD AWS, Dr Syahrir A Pasinringi, menyebut kasus cath lab itu ditangani dokter jantung dan pembuluh darah MF atau Muhammad Forqon. Saat itu pasien tersebut tengah menjalani cuci darah ketika mengalami serangan jantung, yang sebelumnya telah memasang ring jantung di Singapura.
"Pasien itu memang pasien dari Singapura dan sudah pasang cincin sebelumnya di Singapura. Dan dia cuci darah," kata Dr Syahrir setelah menghadiri RDP di DPRD Kaltim, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, pasien tersebut kebetulan sedang menjalani cuci darah di RSUD AWS ketika mengalami kondisi darurat. Keluarga Ediyanto kemudian meminta bantuan dokter spesialis jantung, dr Furqon, untuk menangani kondisi pasien.