"Kebetulan saja dia ada di rumah sakit itu cuci darah kena serangan jantung. Sementara cuci darah kena serangan jantung," ujarnya.

"Dimintai lah untuk menolong oleh keluarga dengan memohon untuk ditolong oleh dr Furqon," sambung Syahrir.

Syahrir mengatakan kondisi pasien saat itu merupakan keadaan emergensi. Dalam situasi seperti itu, menurutnya, tindakan medis dapat dilakukan dengan pertimbangan utama menyelamatkan nyawa pasien.