Menurut dia, penambahan kapasitas diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, mengurangi waktu tunggu, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pasien yang membutuhkan terapi secara rutin.
Dengan tersedianya fasilitas yang lebih banyak, pasien dalam daftar tunggu diharapkan dapat memperoleh layanan di RSUD dr. Soedomo sehingga tidak perlu menjalani cuci darah di rumah sakit di luar Kabupaten Trenggalek.
Kondisi tersebut sekaligus dapat membantu pasien dan keluarga menekan biaya transportasi maupun pengeluaran lain yang muncul karena harus menjalani terapi di luar daerah.
Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek dr. Saeroni mengatakan penambahan mesin tidak semata-mata ditujukan untuk meningkatkan jumlah pasien, tetapi untuk mengoptimalkan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat.