Dalam beberapa hari terakhir, Houthi telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak (drone) dan rudal balistik yang menargetkan ibu kota Saudi, Riyadh, serta fasilitas energi di sepanjang pesisir Laut Merah negara tersebut.

Sementara itu, Kepala badan pemerintahan Yaman, Rashad al-Alimi, melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden AS Donald Trump untuk meminta dukungan Amerika dalam menghadapi para pejuang pro-Iran. Hal itu diungkap seorang sumber di kantor Alimi kepada AFP.

Namun, Trump disebut tidak menjanjikan dukungan militer. Sumber tersebut menambahkan bahwa pembicaraan itu berlangsung pada hari Minggu (20/9) dan dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas terhadap pemerintah Yaman yang sedang terdesak.

Media AS melaporkan bahwa Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman juga telah mendesak Trump untuk menyerang kelompok Houthi.