NADIKABAR.COM β€” Rumah Konservasi Komunitas Pelestarian Penyu Alun Utara Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu mampu menetaskan sekitar 2.000 hingga 3.000 tukik per tahun dari telur penyu yang dikumpulkan dan ditetaskan melalui kegiatan konservasi.

β€œKalau untuk tahun-tahun yang sudah-sudah bisa mencapai ribuan. Kalau per bulannya bisa mencapai 200 atau 300 penyu yang menetas,” kata Pelestari Penyu Rumah Konservasi Komunitas Pelestarian Penyu Alun Utara Kabupaten Bengkulu Tengah Zul Karnedi di Bengkulu, Selasa.

Zul mengatakan kegiatan penetasan penyu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan populasi penyu di wilayah pesisir Bengkulu. Penyu yang ditetaskan di rumah konservasi berasal dari telur yang ditemukan di sejumlah kawasan pantai.

Menurut dia jenis penyu yang saat ini berada dalam kegiatan konservasi di tempatnya meliputi penyu sisik, penyu hijau, Dan penyu lekang. Penyu yang telah menetas selanjutnya dirawat sebelum dilepasliarkan sesuai kondisi dan kebutuhan konservasi.

Dia mengatakan keberadaan rumah konservasi juga membantu mengurangi risiko telur penyu dimanfaatkan untuk konsumsi. Sebab, masih terdapat masyarakat yang menemukan telur penyu dan menjualnya karena belum memahami pentingnya menjaga satwa tersebut.