Pelatihan yang diberikan mencakup sejumlah bidang keterampilan, mulai dari kerajinan tangan, barista, komputer, bakery, memasak hingga bahasa isyarat. Para peserta dibekali kemampuan yang dapat menunjang kemandirian sekaligus membuka peluang mereka untuk memasuki dunia kerja.

Selain mendapatkan materi pembelajaran, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan yang telah dipelajari. Proses pelatihan dirancang untuk melatih ketelitian, kreativitas serta kemampuan bekerja secara mandiri maupun bersama tim.

Salah satu bentuk pemberdayaan tersebut diwujudkan melalui keberadaan kafe yang dikelola dengan melibatkan anak-anak disabilitas. Kafe tersebut menjadi ruang bagi mereka untuk mempraktikkan keterampilan, khususnya di bidang barista dan pengolahan makanan, sekaligus belajar mengenal aktivitas usaha secara langsung.

Program pendidikan, pelatihan, pemberdayaan sosial dan pengembangan ekonomi yang dilakukan Nurvan Kreatif Bersama juga telah membuka kesempatan bagi sejumlah penyandang disabilitas untuk memasuki dunia kerja. Sebagian peserta disebut telah diterima bekerja di perusahaan swasta, sementara lainnya memilih mengembangkan usaha secara mandiri, termasuk membuka kafe.