Menariknya, sambal petis racikan Daenah juga sudah menjangkau pasar online. Salah seorang pelanggan melalui akun TikTok "@Sukses BerTernak" turut memberikan apresiasi setelah memesan sambal secara online.

"Alhamdulillah sambelnya sudah nyampe Bintaro. Sehat selalu, ya, Mbak. Makin laris, rezeki melimpah ruah, penuh berkah," tulisnya di kolom komentar salah satu postingan akun @DaenahSambalpetis di TikTok.

Bagi masyarakat yang ingin mencoba, Rumbah Daenah menyediakan beberapa pilihan menu, seperti rumbah kangkung, rumbah sohun, dan rujak buah. Rumbah dijual seharga Rp6.000, sedangkan rujak buah dibanderol Rp10.000.

Rumbah Daenah buka mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Selain datang langsung, pelanggan juga dapat memesan sambal petis secara online melalui akun TikTok "@DaenahSambalpetis" dengan harga mulai dari Rp10.000.

Dalam sehari, Daenah bisa meraup omzet hingga Rp5 juta. Angka yang terlihat besar untuk ukuran penjual kuliner rumahan. Tak heran, Daenah menggantungkan hidupnya dari jualan ini; menyekolahkan anak-anaknya, dan berbagai keperluan lainnya.

Bertahan selama 15 tahun dengan pelanggan yang terus berdatangan, Rumbah Daenah menjadi salah satu contoh bahwa makanan sederhana dapat memiliki cerita panjang.

Dari pelanggan yang masih berseragam sekolah hingga kini datang bersama anak-anaknya, perjalanan tersebut menjadi bagian dari manisnya usaha kuliner rumahan di Losarang.