Disebut juga sebagai rumput laut banteng, kelp ini berukuran besar dan juga berperan sebagai kanopi hutan kelp. Tidak seperti Macrocystis yang bisa hidup beberapa tahun, Nereocystis hanya bisa hidup selama 18 bulan.
Genus ketiga, Laminaria, lebih banyak hidup di air dingin dan sering ditemukan di wilayah kutub, lebih tepatnya terletak di dekat dasar laut atau berada di dasar hutan kelp. Laminaria juga dikenal dengan nama horsetail kelp.
Lessonia merupakan genus dari kelp yang paling banyak digunakan sebagai bahan baku kosmetik dan farmasi, sekaligus salah satu alga yang paling banyak dipanen. Genus ini biasanya tumbuh di perairan dangkal dan di belahan bumi selatan hingga kedalaman 25 meter
Lebih dangkal daripada Lessonia, Ecklonia hidup di lepas pantai Afrika Selatan dan memiliki tinggi sekitar 10 meter. Kelp ini hanya memiliki satu pneumatocyst yang terletak di pangkal helai daunnya.
Dikenal juga dengan nama ribbon kelp, Alaria berukuran lebih kecil dibandingkan dengan kelp lain. Alaria dewasa dapat tumbuh hingga lebih dari 3 meter dan hanya memiliki satu helai daun yang tebal. Genus kelp ini dapat ditemui di lepas pantai Maine, Nova Scotia, dan Irlandia.
Penulis adalah peserta magangHub Kemnaker di NadiKabar.com.