Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa meningkatnya imbal hasil US Treasury didorong oleh lonjakan porsi penarikan utang pemerintah AS yang tereskalasi cepat dibanding periode sebelumnya, dan kegagalan strategi pembelian kembali (buyback) oleh pemerintah AS untuk menstabilkan pasar obligasi.

Selain itu, persepsi pasar disebut tertahan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bps sebanyak 2-3 kali dalam kurun satu tahun ke depan.

Melihat sentimen domestik, isu stabilitas politik dan tata kelola pasar modal dinyatakan menjadi perhatian utama pelaku pasar menyusul adanya indikasi kasus penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto dan pejabat negara yang diduga melibatkan mantan Kapolri, serta adanya dinamika penilaian dari MSCI.