Harapan ditemukannya jalur alternatif untuk pengiriman minyak dari Asia Barat ke pasar global turut berkontribusi pada penurunan harga minyak, meskipun masih ada kekhawatiran mengenai konflik antara Arab Saudi dan Ansarullah Yaman.
Selain itu, meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz berkontribusi pada kembalinya harga minyak ke level tiga digit. Menurut sumber pasar, beberapa pengiriman minyak yang dijadwalkan untuk dikirim ke Eropa pada bulan September dibatalkan pada tanggal 15 September.
Sentimen lain berasal dari sikap hawkish Federal Reserve yang mendorong indeks dolar AS tembus 100 kendati harga minyak mengalami tren penurunan.