β€œLonjakan pertumbuhan ini mencerminkan menguatnya konsumsi swasta dan peningkatan pengeluaran publik pada pergantian tahun. Momen Ramadhan dan Idul Fitri yang datang lebih awal, pencairan THR (Tunjangan Hari Raya) dan gaji ke-13, serta percepatan peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut berhasil menggeser pengeluaran pemerintah menjadi lebih awal dalam siklus fiskal,” kata dia.

Kendati demikian, Bank Dunia turut menyoroti aktivitas ekonomi domestik tampak melemah setelahnya, yang ditandai dengan turunnya indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur menjadi 49,3 pada bulan Agustus, dan melesunya tingkat kepercayaan konsumen menjadi 116,8 pada bulan Juli. Di sisi lain, pelebaran defisit memicu kekhawatiran pasar atas tren fiskal dan peringkat utang negara (sovereign ratings).

Kemudian, Bank Dunia memproyeksikan bahwa defisit transaksi berjalan Indonesia diperkirakan melebar menjadi 1,5 persen dari produk domestik bruto (PDB) pada 2026. Untuk tingkat inflasi, diprediksi tetap berada di sekitar batas atas rentang target Bank Indonesia (BI) dan pemerintah yaitu 2,5Β±1 persen.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp17.910 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.917 per dolar AS.