NADIKABAR.COM β€” Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Selasa, bergerak menguat 31 poin atau 0,07 persen menjadi Rp18.015 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.046 per dolar AS.

Analis Doo Financial Lukman Leong mengatakan rupiah memperoleh sentimen positif seiring rencana PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengeluarkan saham-saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) yang saat ini tercatat sebanyak 80 saham dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

β€œRupiah walau masih penuh ketidakpastian, namun langkah pemerintah yang di antaranya mengeluarkan saham HSC dari IHSG diharapkan bisa memberikan sentimen positif dan dukungan pada ekuitas domestik rupiah,” ucapnya kepada NadiKabar di Jakarta, Selasa.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan, sebanyak 80 saham HSC atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi tersebut memiliki bobot sebesar 18 persen dari IHSG. Jeffrey menerangkan, dikeluarkannya dari IHSG bukan berarti saham-saham HSC tersebut dilakukan delisting (penghapusan pencatatan) dari BEI.