NADIKABAR.COM — Rusia mengeluarkan larangan masuk bagi tujuh petinggi eksekusitf industri pertahanan Inggris, sembari menuduh perusahaan mereka memasok senjata serta teknologi militer Ukraina, demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, Selasa (27/10).
Dalam pernyataan yang dirilis di situs resminya, Kemenlu Rusia menyatakan bahwa para eksekutif tersebut dimasukkan ke dalam daftar larangan masuk Rusia karena perusahaan mereka memasok senjata dan teknologi yang digunakan dalam serangan Ukraina jauh di dalam wilayah Rusia.
Tiga eksekutif di antaranya berasal dari Rotron Aerospace, yakni CEO Alex Head, penasihat militer utama Kev Oliver, dan ketua dewan direksi George Zambellas. Menurut Kemenlu Rusia, perusahaan tersebut terlibat dalam pengembangan proyek rudal jarak jauh Brakestop.