NADIKABAR.COM β Rusia melancarkan serangan di kota garis depan Kramatorsk, Ukraina timur. Gubernur wilayah setempat mengatakan empat orang, termasuk tiga pekerja sektor energi, tewas dalam serangan itu.
"Hari ini, pihak Rusia menyerang kota tersebut sebanyak tiga kali. Salah satu serangan menyasar para pegawai perusahaan penyedia layanan pemanas yang sedang memeriksa kesiapan jaringan untuk musim pemanas, tiga di antaranya tewas," ujar Gubernur Vadym Filashkin melalui media sosial, seperti dilansir AFP, Rabu (10/10/2026).
Filashkin mengatakan satu orang lainnya tewas dalam serangan pesawat nirawak (drone) jenis first-person view (FPV). Dia menambahkan bahwa total enam orang terluka dalam rangkaian serangan di Kramatorsk pada hari Selasa.
Sementara itu, Kementerian Energi Ukraina juga buka suara mengenai tewasnya 3 pekerja di sektor egergi itu. Kementerian menyatakan bahwa ketiga pria tersebut, yang bekerja untuk Kramatorskteploenergo, tewas akibat serangan tiga bom udara berpemandu yang menghantam kawasan permukiman di kota itu.
"Mereka sedang menjalankan tugasnya, menyediakan layanan pemanas bagi warga di kota garis depan," bunyi pernyataan di Telegram.
Rusia terus melancarkan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina, yang melumpuhkan pasokan listrik serta memicu kekhawatiran akan kekurangan pasokan dan kegagalan sistem pemanas menjelang musim dingin yang ekstrem.
Operator jaringan listrik menyatakan bahwa masalah keamanan juga menghambat upaya para pekerja untuk memperbaiki peralatan dan fasilitas yang rusak.