Sebanyak 74 KK yang tersebar di 10 RT tercatat mengalami kesulitan air bersih. Pendataan warga terdampak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan gubernur dan wali kota untuk memetakan wilayah yang mengalami dampak musim kemarau.

Kekeringan membuat pasokan air bersih warga berkurang. Selain debit air yang menurun, sejumlah warga juga menghadapi kondisi air yang menjadi keruh.

Sejumlah warga sebelumnya telah berupaya memenuhi kebutuhan air dengan membuat sumur. Namun, sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter tersebut masih mengalami kekeringan sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan air warga.

Melihat kondisi tersebut, BPBD Jakarta Selatan bekerja sama dengan PAM Jaya menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga.