NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkampanyekan Benjamin Netanyahu menjelang Pemilu Israel. Dia juga menyinggung pihak yang pernah menyebut AS sebagai setan besar dan Israel sebagai setan kecil.
Sebagai informasi, pemilu legislatif Israel dijadwalkan digelar pada Selasa (27/10/2026) waktu waktu setempat. Warga Israel akan memilih anggota parlemen atau Knesset, yang total memiliki 120 kursi.
Menurut dua jajak pendapat terbaru yang dirilis KAN dan Channel 12 pada Jumat (23/10) waktu setempat, batas waktu terakhir yang diizinkan secara hukum menjelang pemilu, koalisi Netanyahu diproyeksikan hanya meraup 50 kursi parlemen. Jumlah itu lebih sedikit dari kubu oposisi yang dipimpin Gadi Eisenkot, mantan Kepala Staf Angkatan Bersenjata yang jadi rival utama Netanyahu, yang diproyeksikan meraup 52 kursi parlemen.
Terbaru, Trump kembali menegaskan dukungannya untuk PM Israel Netanyahu. Trump menyerukan warga Israel memilih kembali Netanyahu.
Dilansir AFP dan Anadolu Agency, Senin (26/10/2026), Trump juga menyerukan agar Israel terus melanjutkan operasi militer terhadap Iran hingga tuntas. Dia menyebut upaya bersama Washington-Tel Aviv dalam menghadapi Teheran sebagai contoh dari "kemenangan bersama".
"Ketika Anda pergi ke tempat pemungutan suara, harap diingat bahwa Bibi telah menjadi Perdana Menteri pejuang yang luar biasa!" tulis Trump dalam postingan terbaru via akun media sosial Truth Social, menggunakan nama panggilan untuk Netanyahu.