Sembari mendesak para pemilih Israel untuk mendukung Netanyahu, Trump mengatakan 'Pilihlah Bibi Netanyahu sebagai Perdana Menteri, kita harus menyelesaikan pekerjaan yang telah kita mulai!'

Postingan Trump itu juga menyinggung soal operasi militer AS terhadap Iran yang dilancarkan bersama-sama dengan Israel. Trump menyebut dirinya dan Netanyahu memiliki hubungan yang sangat baik dalam meraih kemenangan bersama.

Dia juga menyertakan postingan terdahulu pada 18 Oktober, yang isinya menyatakan dukungan untuk Netanyahu dan menekankan kedekatan hubungan keduanya dalam operasi militer melawan Iran. Dalam postingan terdahulunya itu, Trump bahkan menggambarkan Netanyahu sebagai 'mitra perdamaian yang jauh lebih hebat' dalam menghadapi Iran. Trump juga menambahkan AS harus menghadapi Iran sendirian jika Israel memilih pemimpin selain Netanyahu.

"Jika Israel memiliki pemimpin yang salah, yakni siapa pun selain Bibi, maka Amerika harus melakukan pekerjaan ini sendiri, dan saya tidak berniat untuk melakukan itu," tulis Trump dalam postingan Truth Social pada 18 Oktober lalu.

Trump juga menyinggung soal pihak yang disebutnya 'sangat jahat' karena pernah menyebut AS sebagai 'Setan Besar' dan Israel sebagai "Setan Kecil".

"Israel pernah disebut sebagai 'Setan Kecil', dengan Amerika Serikat disebut sebagai 'Setan Besar' oleh orang-orang yang sangat jahat," tulis Presiden AS itu dalam postingannya.