"Kita campur pembersih lantai sehingga itu tidak bisa digunakan sama sekali. Ini sudah cair, sudah bercampur pembersih lantai, nanti kita buang di kloset," tuturnya.

Menurut Arya, pemusnahan barang bukti tersebut dapat mencegah peredaran narkotika di masyarakat. Barang bukti tersebut diklaim dapat menyelamatkan sekitar 90 ribu jiwa dari penyalahgunaan narkotika.

"Jadi kalau ini tersebar, 90 ribu nyawa bakal menggunakan narkotika," imbuh Arya.

Sementara itu, Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Lulik Febyantara mengatakan, sabu yang dimusnahkan bagian dari jaringan narkotika bandar internasional bernama Joker Malaysia. Narkotika itu diselundupkan usai dikemas menggunakan stiker bergambar Joker.

"Sempat viral beberapa hari terakhir, (sabu itu) mempunyai ciri khas tersendiri terkait kemasan, digunakan stiker bergambar Joker, juga dikendalikan satu orang yang sama inisial RG alias Joker," kata Lulik.