NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni memuji keberhasilan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama tim gabungan yang berhasil mengungkap penyelundupan sekitar 1 ton ketamin menggunakan kapal MT Global 168. Sahroni menilai pengungkapan ini sebagai bentuk tindakan nyata.

"Kapolri pancen oye, sikat semua dan tangkap semua Jendral ini bentuk komitmen slogan polisi bersama masyarakat bukan omongan doank tapi nyata," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).

Sahroni meminta pihak-pihak yang merusak anak bangsa diberantas. Politikus NasDem ini juga mengapresiasi pihak lain yang turut memberantas narkoba.

"Apresiasi juga buat bea cukai dan team serta BNN yang bergerak bersama memberantas peredaran narkoba di Indonesia," ujarnya.

Dia berharap sejumlah pihak terkait terus bekerja sama. Khususnya dalam memberantas narkoba di Indonesia.

"Perlu kerjasama yang lebih kuat lagi melibatkan TNI bersama patroli bea cukai untuk mengawasi semuanya di perairan Indonesia," ucapnya.

Sebelumnya, sebanyak 1,16 ton obat keras jenis ketamin HCl senilai Rp 3,48 triliun disita tim gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Ditjen Bea Cukai dari sebuah kapal tanker MT Global 168. Barang bukti itu ditemukan di dalam 58 karung saat kapal diamankan di perairan Tanjungbalai Asahan, Sumatera Utara.

"Dari hasil penggeledahan, tim gabungan berhasil mengamankan obat keras jenis ketamin HCl. Barang bukti ini ditemukan dalam 58 karung dengan total berat bruto mencapai 1,16 ton," kata Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam jumpa pers di Pelabuhan Belawan, Jumat (23/10).

Selain 58 karung ketamin seberat 1,16 ton bruto, petugas turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit kapal tanker MT Global 168 serta 14 unit telepon seluler yang digunakan awak kapal sebagai sarana komunikasi jaringan penyelundup. Kapal tersebut kini telah ditarik dan bersandar di Pelabuhan Pelindo Bandar Deli Belawan.