Selanjutnya, perusahaan itu akan menggunakan platform serupa dengan mobil SUV baru itu untuk model-model turunannya lagi. Sehingga, hal itu memungkinkan waktu pengembangan lebih pendek hingga 40 persen, yakni menjadi 2,5 tahun.
Strategi produk baru itu akan mencakup 80 persen dari penjualan global perusahaan tersebut dan diprediksi dapat mengurangi jumlah jenis suku cadang hingga 70 persen.
"Ini adalah reformasi untuk menjadi perusahaan yang responsif terhadap perubahan dan mampu menghadirkan mobil berkualitas secara tepat waktu," kata Wakil Manajer Umum di Divisi Perencanaan Produk Nissan, Hidemi Sasaki.
Sementara itu, Honda, yang sedang berupaya mencapai pemulihan setelah mencatat kerugian bersih secara tajam pada tahun fiskal lalu, telah mengenalkan pendekatan "Triple Half". Triple Half adalah strategi transformasi bisnis Honda untuk memangkas setengah dari biaya pengembangan, jangka waktu, serta beban kerja, dengan sepenuhnya memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dan digital.
Berbagai Inisiatif baru itu akan dimulai dengan model-model baru yang pengembangannya akan dimulai pada 2028.