"Saya panik karena diteriaki 'tabrak lari', yang awalnya tidak menabrak si yang bersangkutan ojol, karena saya panik jadi saya menabrak roda dua, roda empat, sama pejalan kaki," ungkap Fasha.
Meski sempat melarikan diri, Fasha menyatakan telah bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang ditimbulkan. "Tapi saya sudah tanggung jawab kepada orang yang bersangkutan yang sudah saya tabrak secara kekeluargaan dan sudah berdamai secara baik-baik," tegasnya.
Kronologi kejadian bermula saat Fasha menegur pengendara motor yang memotong jalurnya di persimpangan lampu merah Jalan Soekarno-Hatta. Perselisihan berlanjut hingga ke Jalan Burangrang, di mana Dani kembali memotong jalan sambil meneriaki Fasha "tabrak lari".
Teriakan itu memicu massa untuk mengejar. Dalam kondisi terdesak, Fasha kehilangan kendali dan menabrak motor milik DN serta Honda Jazz di Jalan Burangrang. Ia terus tancap gas ke arah Jalan Banda hingga menghantam Honda Brio dari arah berlawanan. Pelariannya baru terhenti di Jalan Jawa, tepat di depan Mako Polrestabes Bandung, setelah kembali menabrak dua unit sepeda motor.