"Saya telah berupaya semaksimal mungkin untuk jujur kepada publik mengenai keyakinan dan niat saya, dan saya sepenuhnya siap menerima segala konsekuensinya," tegas penulis novel hit Normal People itu.
Imbas dari pencekalan ini, gelombang protes langsung mengalir deras dari kalangan figur publik.
Dua bintang utama adaptasi serial Normal People yang ditulis Rooney, Paul Mescal dan Daisy Edgar-Jones, bahkan ikut turun tangan menandatangani surat terbuka untuk membela sang penulis.
"Sally Rooney adalah seorang penulis, bukan teroris," bunyi kalimat pembuka surat terbuka tersebut seperti diberitakan Deadline pada Kamis (22/10).
Keduanya mengecam keras penyensoran yang terjadi dan mendesak pemerintah Inggris untuk segera mengubah undang-undang yang dinilai kelewat batas dalam mengekang kebebasan berekspresi.
"Buku-bukunya harus tersedia untuk publik. Penarikan (buku) dari peredaran, yang didasari Undang-Undang antiterorisme yang keliru dan kejam, merupakan penghinaan terhadap prinsip-prinsip dasar kebebasan berpendapat dan berekspresi yang selama ini dianggap biasa di negara ini," lanjut surat tersebut.
Mereka juga secara gamblang menolak segala bentuk penyensoran, baik langsung maupun tidak langsung, seraya menuntut pemerintah untuk meralat aturan yang dianggap telah menyeret Inggris ke titik absurditas yang represif.