Tanggapi Aspirasi WargaMenanggapi aspirasi tersebut, Hamenang menyampaikan Pemkab Klaten melalui DPUPR akan segera melakukan penanganan. Ia pun mendorong petani di Jurangjero dan wilayah sekitarnya untuk mulai memperhatikan pola tanam.
Hamenang mengungkapkan petani tidak harus menanam padi sepanjang tahun. Namun, petani dapat mengembangkan tanaman palawija untuk menjaga kondisi lahan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian."Tadi disampaikan insyaallah akan kita selesaikan. Terus kemudian yang kedua juga bagaimana merubah pola tanam petani. Jangan padi-padi pantun, tapi nanti padi palawija pantun sehingga harapannya itu kemudian tanahnya tidak jenuh, tidak gampang rusak, sehingga kemudian produktivitasnya bisa meningkat," ungkapnya.Sementara untuk kebutuhan PJU, Hamenang menyatakan Pemkab Klaten melalui Dinas Perhubungan akan melakukan pemetaan terhadap kebutuhan penerangan jalan di sejumlah wilayah, termasuk Desa Jurangjero."Karena ini memang masuk program prioritas Dalan Alus Padang Banyu Lancar ya, ini harus kita genjot meskipun keterbatasan anggaran ya tidak bisa jadi alasan. Nanti akan ada kolaborasi melalui program CSR," papar Hamenang.Pada kesempatan yang sama, Hamenang juga mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Jurangjero dalam menangani stunting. Ia menyebut Desa Jurangjero sebagai salah satu desa yang telah berhasil menekan angka stunting hingga berada di bawah dua digit."Tadi ada beberapa aspirasi yang lainnya berkaitan dengan Posyandu. Di sini alhamdulillah salah satu desa yang sudah bisa menangani stunting sampai dengan tinggal satu digit, butuh support peralatan, insyaallah ke depan akan kita support peralatan," pungkasnya.