Setelah sambutan, Gus Ipul diketahui melaporkan empat hal utama dalam mempersiapkan pelaksanaan Muktamar NU, mulai dari persiapan fisik hingga kesiapan sumber daya manusia (SDM).

"Pertama, adalah kesiapan fisik, mulai dari arena pembukaan, ruang sidang, asrama putra, hingga berbagai sarana pendukung lainnya," tutur pria yang juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) itu.

Hubungan Gus Yahya dan Gus Ipul meskipun sebagai ketum dan sekjen PBNU namun mengalami pasang surut. Puncaknya, saat Gus Yahya mencopot Gus Ipul dan menggantinya dengan Amin Said Husni.

Keputusan terkait rotasi sejumlah jabatan penting di lingkungan PBNU ini ditetapkan dalam rapat Harian Tanfidziyah PBNU yang digelar Jumat (28/11/2025). Gus Ipul kemudian digeser ke posisi Ketua PBNU bidang Pendidikan, Hukum, dan Media.

Langkah Gus Yahya itu diduga terkait dengan pencopotannya setelah beredar risalah rapat yang meminta dirinya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketum PBNU.