NADIKABAR.COM — Pengelolaan limbah menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) terus mengoptimalkan pengelolaan limbah di seluruh kegiatan produksinya dan berhasil mempertahankan tingkat pemulihan limbah non-bahan berbahaya dan beracun (non-B3) sebesar 99%.
Melalui berbagai upaya, Sampoerna berupaya menekan timbunan limbah sekaligus mengurangi jumlah sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Upaya tersebut dilakukan melalui pengurangan timbunan limbah, peningkatan pemanfaatan material, hingga pengelolaan limbah secara bertanggung jawab sesuai karakteristiknya. Dengan demikian, limbah yang dihasilkan dari kegiatan produksi dapat dikelola secara lebih optimal.
Sampoerna juga mengedepankan prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R) dalam pengelolaan limbah. Prinsip tersebut mendorong perusahaan untuk mengurangi penggunaan material, memanfaatkan kembali bahan yang masih bisa digunakan, serta mendaur ulang limbah agar memiliki nilai guna.
Melalui langkah tersebut, Sampoerna terus memperkuat pemanfaatan kembali limbah dari proses produksi dan distribusi. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi limbah yang berakhir di TPA sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan.