Guna memperkuat kapasitas produksi, Samsung mendongkrak belanja modal kuartalan menjadi 29 triliun Won (Rp391,7 triliun), dengan alokasi terbesar diserap oleh divisi DS sebesar 27,2 triliun Won (Rp367,4 triliun).
Di sisi lain, divisi seluler Mobile eXperience (MX) dan jaringan meraup pendapatan 37,7 triliun Won (Rp509,3 triliun) meski masih mencatat kerugian operasional 0,6 triliun Won (Rp8,1 triliun).
Samsung optimistis lini perangkat seluler akan pulih pada kuartal mendatang melalui penjualan ponsel flagship seperti Galaxy Z Fold8, Z Fold8 Ultra, dan seri Galaxy S26.