NADIKABAR.COM — Samsung Electronics mencetak rekor keuangan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan setelah mengantongi laba operasional sebesar 107,4 triliun Won (Rp1.450 triliun), salah satunya didorong oleh bisnis chip memori.

Dilansir dari laporan GSM Arena pada Jumat (30/11) waktu setempat, pencapaian ini membuat Samsung menjadi perusahaan teknologi pertama di dunia yang berhasil melampaui ambang laba operasional kuartalan 100 triliun Won (Rp1.351 triliun), ditopang pertumbuhan pendapatan sebesar 14 persen secara kuartalan.

Divisi Device Solutions (DS) yang membawahi bisnis chip memori menjadi motor utama pertumbuhan dengan membukukan pendapatan konsolidasi 147,1 triliun Won (Rp1.987 triliun) dan laba operasional mencapai 106,5 triliun Won (Rp1.438 triliun).

Lonjakan kinerja ini ditopang oleh pesatnya permintaan pasar terhadap memori HBM4 serta unit penyimpanan server SSD untuk mendukung infrastruktur kecerdasan artifisial (AI) global yang diperkirakan akan terus melampaui pasokan industri hingga tahun depan.