Samsung Electronics diwartakan berupaya meningkatkan porsi penggunaan cip Exynos 2700 guna mengurangi ketergantungan pada Qualcomm dan meningkatkan daya saing dalam hal biaya.
Pertimbangan untuk menggunakan Exynos pada model Ultra ditafsirkan sebagai tanda kepercayaan terhadap kinerja chipset tersebut.
Exynos 2700 akan diproduksi menggunakan proses 2-nanometer generasi kedua dari Samsung Foundry, yang dikenal sebagai SF2P.
Dibandingkan dengan proses SF2 2-nanometer generasi pertama, SF2P menawarkan peningkatan kinerja sebesar 12 persen dengan konsumsi daya 25 persen lebih rendah dan pengurangan luas cip sebesar 8 persen.
Kinerja CPU Exynos 2600, yang diproduksi dengan teknologi SF2, tercatat sekitar 3.200 poin untuk single-core dan 11.000 poin untuk multi-core pada pengujian Geekbench 6.
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha