Pada indikator-indikator itu, Samsung memberikan skor seperti Fair, Good dan Excellent agar pengguna mendapat gambaran kualitas istirahat mereka malam itu. Jika kurang tidur, Samsung Health akan mewanti-wanti pengguna untuk memperbanyak istirahat karena tubuh sedang kurang optimal.

Begitu juga jika pengguna sudah terlalu banyak berolahraga, akan muncul saran pada laman utama Samsung Health agar beristirahat. Pada pengguna yang menyukai olahraga berat, notifikasi seperti itu bisa membantu mengambil keputusan porsi olahraga yang akan dijalani pada hari itu.

Samsung mensyaratkan pengguna untuk menggunakan jam tangan selama tujuh hari berturut-turut untuk mengetahui skor vitalitas tubuh, dengan indikator, antara lain, detak jantung, suhu kulit, kadar oksigen dalam darah dan pernapasan saat tidur.

Setelah data-data tentang tidur dan vitalitas terkumpul, Samsung Health akan membaca kebiasaan pengguna dan membuka fitur sleep coaching, panduan untuk meningkatkan kualitas tidur.

Fitur yang tidak kalah menarik dari pelacakan tidur adalah snoring alias mengecek apakah mengorok saat tidur. Agar Galaxy Watch9 bisa melacak, selain menggunakan jam tangan yang tersambung kepada ponsel selama tidur, ponsel juga harus berada di dekat pengguna selama tidur.

Idealnya, taruh ponsel di permukaan rata, seperti nakas, saat tidur untuk mendeteksi ngorok. Pastikan juga ponsel sambil diisi daya, sebab, jika tidak, Galaxy Watch9 tidak bisa mendeteksi ngorok.

Melalui aplikasi Samsung Health, pengguna bisa melihat pukul berapa dan durasi mereka mengorok. Samsung juga menyertakan rekaman suara mengorok.

Selesai dengan fitur tidur, pengguna bisa beralih kepada fitur pengecekan suasana hati (mood), yang bisa dilakukan lebih dari satu kali selama sehari. Alih-alih mendeteksi detak jantung atau cepat-lambat pernapasan, Samsung mengandalkan kuesioner tentang bagaimana suasana hati dan apa yang menyebabkan merasa demikian pada waktu itu.

Berbeda dengan fitur istirahat, Samsung tidak menyertakan saran untuk memperbaiki suasana hati jika sedang tidak bagus. Meski begitu, pengguna bisa memanfaatkan fitur latihan pernapasan untuk membuat tubuh dan pikiran sedikit lebih rileks.

Galaxy Watch9 membantu pengguna latihan pernapasan selama 5 menit dengan tiga metode, yaitu boxed breathing, long exhale dan equal.

Relaksasi pikiran juga bisa dilakukan dengan bantuan fitur meditasi. Fitur itu memerlukan sambungan internet dan sambungkan dengan Galaxy Earbuds agar meditasi terasa lebih personal.

Selama meditasi, yang berdurasi mulai dari 2 menit sampai 60 menit, Galaxy Watch9 akan mengeluarkan musik atau panduan audio untuk meditasi.

Pelacakan olahraga tetap menjadi fitur yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah jam tangan pintar, Galaxy Watch mendukung puluhan olahraga yang bisa disesuaikan melalui aplikasi Samsung Health.