"Ketika Samsung Electronics mulai merilis iklan semacam itu sekitar 2021, gim-gim PC kelas atas mulai diadaptasi untuk perangkat seluler dan pasar perangkat pintar premium dengan kinerja tinggi berkembang pesat," kata FTC.

FTC juga menyebut kemampuan bermain gim menjadi salah satu indikator efektif untuk menunjukkan keunggulan perangkat pintar premium melalui perpindahan layar yang cepat dan efek grafis yang kompleks.

Dalam kondisi pasar tersebut, konsumen cenderung mempertimbangkan kemampuan bermain gim ketika memutuskan untuk membeli perangkat premium.

Pada periode 2021-2022, Samsung menggunakan sejumlah frasa pemasaran, antara lain "prosesor aplikasi (AP) 5 nanometer tercepat yang pernah ada di perangkat Galaxy untuk mendukung pengalaman bermain gim" dan "pengalaman bermain gim seluler terbaik dengan layar 120Hz yang menghadirkan perpindahan layar cepat serta respons sentuhan instan".

Namun, FTC menilai GOS tetap membatasi kinerja perangkat tanpa mempertimbangkan kondisinya. Samsung juga tidak mengungkapkan pembatasan tersebut dan hanya menonjolkan pengalaman bermain gim dalam iklannya.

Lembaga pengawas itu menyatakan pemasaran tersebut menghambat kemampuan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian secara rasional dan termasuk praktik "pelabelan atau periklanan yang menyesatkan" berdasarkan Undang-Undang tentang Pelabelan dan Periklanan yang Adil.