NADIKABAR.COM — Hakikat karya sastra bukan sekadar sarana hiburan, apalagi hanya untuk menjadi media menyampaikan pikiran pengarangnya kepada para pembaca. Sastra hadir untuk misi besar, yakni merawat jiwa dan pikiran, baik bagi penulisnya maupun pembaca.
Di mata Dr Sutejo, akademisi dan penggerak literasi yang dikenal getol menyemangati siswa dan mahasiswa untuk menggemari sastra, termasuk menulis, sastra adalah roh kehidupan bagi suatu bangsa.
Selain itu, sastra juga menjadi cermin bagi realitas kehidupan satu bangsa, sekaligus berfungsi sebagai "busur" yang menggerakkan panah cita-cita besar satu bangsa.