"Jadi, sastra itu, selain tidak bisa dipungkiri sebagai sarana hiburan, juga berfungsi sebagai teman diskusi imajinatif bagi pembaca maupun pengarangnya, sekaligus sebagai simulator pikiran dan jiwa yang menggerakkan," kata Sutejo, peraih penghargaan kebudayaan dari Pemprov Jatim (2022) dan pemenang sayembara penulisan buku bacaan fiksi tingkat Jawa Timur (2000).
Karena itu, lelaki yang suka berkebun dengan pola organik ini menyediakan rumah bukunya untuk para siswa dan mahasiswa di Ponorogo dan dari daerah manapun untuk menjadi jujukan membaca atau aktivitas terkait dengan literasi dan sastra.