Selain itu, dia mengatakan Kabupaten Aceh Tenggara, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Tamiang, hingga Kabupaten Pidie Jaya mengalami banjir maupun longsor.
“Jadi, ini bukan bencana sekali terjadi, kemudian kami bisa fokus pada pembangunan,” ujarnya.
Ia melanjutkan, “Sudah dibangun, jembatannya terseret lagi. Jalan yang sudah dibangun, longsor lagi. Tumpukan lumpur yang sudah dibersihkan, menumpuk lagi di beberapa tempat.”
Oleh sebab itu, dia mengakui pemulihan pascabencana terhadap tiga provinsi di Sumatera tersebut memiliki tantangan tersendiri.