Di tengah proses pemulihan, pemerintah masih menghadapi tantangan berupa hujan berintensitas tinggi yang memicu banjir dan longsor susulan di sejumlah wilayah. Kondisi ini menambah pekerjaan dalam pemulihan akses transportasi dan aktivitas warga.
Karena itu, Tito meminta kementerian dan lembaga yang telah mendapatkan alokasi anggaran segera mempercepat pelaksanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi.
Perbaikan sekolah, rumah, jalan, jembatan, hingga fasilitas penunjang ekonomi masyarakat menjadi bagian dari kegiatan yang perlu dikebut agar manfaatnya segera dirasakan warga terdampak.
Tito menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sekaligus mendorong pemerintah daerah memaksimalkan anggaran yang tersedia, termasuk tambahan anggaran untuk mempercepat pemulihan.
"Harapan kami dengan koordinasi ini akan mempercepat semua proses dan teman-teman K/L semua bergerak dan juga bisa mendorong semua pemerintah daerah dengan anggaran masing-masing dan tambahan anggaran itu juga bisa bergerak dengan lebih cepat," tandasnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kristomei Sianturi, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.