"Tentu saja, kami seharusnya tidak membiarkan hal itu terjadi saat melawan tim yang hanya beranggotakan sepuluh orang," kata Romeny kepada NOS.

"Tapi hal itu justru membuat rasa lega setelah perpanjangan waktu dan semakin lega saat adu penalti. Sudah lama sekali kami tidak meraih gelar, sudah saatnya," katanya.

Lebih lanjut, Romeny mengatakan trofi FIFA ASEAN Cup 2026 bisa menjadi penebusan Indonesia usai gagal ke Piala Dunia 2026. Ia kini menyebut Piala Dunia 2030 bakal jadi target yang bagus untuk dikejar."Sungguh luar biasa melihat dampaknya terhadap orang-orang saat ini. Ada banyak kekecewaan setelah gagal lolos ke Piala Dunia, tapi saat itu memang belum waktunya bagi kami. Kini, kita harus membangunnya selangkah demi selangkah, dan Piala Dunia 2030 adalah target yang sangat bagus," kata Ole Romeny.