"Inisiatif tersebut sejalan dengan semangat pembangunan sumber daya manusia unggul yang menjadi salah satu agenda penting Presiden Prabowo Subianto," kata Sigit dalam keterangannya, Minggu (1/11).
"Pendidikan perlu memberikan pengalaman nyata agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang kreatif, mandiri, produktif, dan mampu memecahkan persoalan di lingkungannya," sambungnya.
Selain pembelajaran koding dan AI, sekolah tersebut juga mengembangkan sejumlah fasilitas pendukung, mulai dari ruang broadcasting, perpustakaan, hingga Papan Interaktif Digital (PID).
Ruang broadcasting dimanfaatkan sebagai sarana bagi siswa untuk belajar menyampaikan informasi, berbicara di depan kamera, hingga memproduksi konten. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan diri sekaligus kemampuan siswa dalam memilah informasi.