Sementara itu, PID digunakan untuk mendukung pembelajaran interaktif sebagai bagian dari program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Sekolah tersebut juga mengembangkan Lahan Sekolah Produktif yang berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran berbasis sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Melalui fasilitas ini, siswa diperkenalkan dengan tanaman obat keluarga (TOGA), termasuk manfaat dan potensi pengolahannya menjadi produk bernilai guna. Salah satu kegiatan yang direncanakan adalah mengolah serai menjadi bahan baku pengharum ruangan.
Dalam kunjungan tersebut, Sigit juga menandatangani prasasti peresmian renovasi SD Negeri Adisutjipto 2 sebagai penanda peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Sigit mengatakan pengembangan sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan dan penguasaan teknologi.