"Jadi saya juga syok, kaget. Ternyata temen-temennya korban itu dari SMP itu memang sudah sudah sudah sudah sering kayak gitu. Korban kan kelas 3 nih, kelas 3 SMA kan. Nah, semenjak SMP ternyata korban sering banget kayak gitu," tuturnya.
Korban juga kerap menangis saat di sekolah. Bahkan, tubuh korban mengalami lebam dan memar imbas penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku.
"Kalau berangkat nangis, cerita dulu ke temen-temen kan sampai ditunjukin, 'ini kenapa?' nangis pada lebam-lebam, memar-memar katanya, mesti dipukulin ama neneknya, habis ini sering banget. Jadi itu itu cerita yang kata temennya," tutupnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Made Gede Oka Utama mengatakan pihaknya akan mendalami bentuk penganiayaan lain yang dilakukan pelaku kepada korban.
"Iya, masih diselidiki," kata AKBP Made Gede saat dihubungi wartawan, Senin (2/11).