"Groundbreaking atau peletakan batu pertama direncanakan dilaksanakan pada 29 September 2026. Ini menandai dimulainya pelaksanaan pekerjaan konstruksi fisik di lapangan," kata Kartono.

Kartono menambahkan PPN Pengambengan dipilih karena memiliki posisi strategis di selatan Bali serta potensi perikanan yang melimpah. Nantinya, pelabuhan ini diproyeksikan menjadi pusat perikanan tangkap modern dan terintegrasi, sekaligus menampung limpahan aktivitas perikanan dari Pelabuhan Benoa.

Mengingat statusnya sebagai PSN dengan pembiayaan pinjaman luar negeri berjangka pengembalian 11 tahun, Kartono menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh dari berbagai pihak.

"Kami berharap dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, kontraktor, pihak pemberi pinjaman, serta seluruh pemangku kepentingan dapat memperlancar pelaksanaan proyek," harap Kartono.