Ada pula KOI yang berasal dari Taiwan dan telah berdiri sejak 1994 di Taipei. Kini, KOI memiliki cabang di berbagai negara, termasuk Singapura, Thailand, Vietnam, Malaysia, Kamboja, Myanmar hingga Indonesia.

Di Indonesia, nama Chatime tentu sudah tidak asing. Brand asal Taiwan ini menjadi salah satu merek bubble tea yang paling mudah ditemukan di berbagai kota.

Chatime bahkan berkembang menjadi salah satu waralaba tea house terbesar di dunia, dengan lebih dari 2.500 gerai yang tersebar di 38 negara, termasuk Indonesia, Filipina, Kanada, Malaysia, China, Kamboja, Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Bangladesh hingga Thailand.

Selain Gong Cha, KOI dan Chatime, ada CoCo yang juga menjadi salah satu brand bubble tea legendaris. Merek ini pertama kali berdiri di Taiwan pada 1997 dan didirikan oleh Tommy Hung di kota Tamsui.

Kehadiran berbagai merek tersebut menunjukkan bagaimana bubble tea berkembang dari minuman khas Taiwan menjadi fenomena global.

Di Indonesia sendiri, boba sempat mencapai puncak popularitas sekitar 2019. Harganya yang relatif terjangkau, dengan rata-rata mulai Rp15.000-an, membuat minuman ini mudah dijangkau dan digemari berbagai kalangan.