NADIKABAR.COM — Prajurit TNI AU Serda Ahmad Muzammil Farisa, yang tewas usai diduga dianiaya empat seniornya, ternyata sempat mendapatkan tawaran penempatan jabatan baru di pusat Mabes TNI AU sebelum insiden tragis tersebut terjadi.

Kabar mengenai tawaran posisi baru itu diungkapkan oleh ayah almarhum, Toni Eko Prasetyo. Toni menyebutkan bahwa almarhum menceritakan hal tersebut saat pertemuan terakhir mereka di Jakarta pada Selasa (8/9/2026) saat sedang bertugas mendampingi Penjabat (Pj) Bupati Madiun.

"Pernah cerita kalau dapat tawaran penempatan kerja baru. Tawaran ditarik ke pusat Mabes TNI AU, yang menawarkan sudah purna tugas," ujar Toni kepada wartawan, Sabtu (12/9/2026).