Saat korban menyeberang, tiba-tiba debit air sungai meningkat disertai arus kuat. Kondisi tersebut menyebabkan korban terseret arus, tenggelam, dan hilang.

"Sedangkan anak korban berhasil menyelamatkan diri. Selanjutnya anak korban melaporkan kejadian tersebut kepada masyarakat. Basarnas Banda Aceh menerima informasi korban hilang dari personel Polsek Lamno," katanya.

Berdasarkan informasi tersebut, kata dia, Basarnas Banda Aceh memberangkatkan tim pencarian dan penyelamatan. Tim mulai pencarian pada Senin (19/10) dengan membagi dua kelompok.