Chris Finch menghadapi pekerjaan baru
Pelatih Chris Finch kini memiliki tantangan berbeda setelah kedatangan LaMelo. Ia perlu menyesuaikan sistem permainan agar kemampuan playmaking sang guard bisa dimaksimalkan tanpa mengurangi peran Edwards sebagai pencetak angka utama.
Finch juga harus menentukan susunan pemain yang paling efektif untuk menghadapi berbagai karakter lawan. Timberwolves dapat mencoba permainan cepat dengan LaMelo sebagai pengatur serangan, tetapi mereka tetap membutuhkan alternatif ketika pertandingan berjalan lambat dan pertahanan lawan menutup jalur penetrasi.
Salah satu pekerjaan rumahnya adalah menjaga keseimbangan antara serangan dan pertahanan. LaMelo mempunyai kemampuan ofensif yang menarik, tetapi Minnesota harus memastikan bahwa kehadirannya tidak membuat lawan terlalu mudah menemukan celah di perimeter.
Selain itu, rotasi pemain besar juga menjadi perhatian setelah kepergian Reid dan Randle. Gobert masih menjadi andalan di area dalam, tetapi Finch perlu menemukan kombinasi yang tepat agar Timberwolves tetap kompetitif ketika sang center beristirahat.
Kondisi Edwards juga harus dikelola dengan cermat. Setelah hanya bermain 61 kali pada musim sebelumnya, Minnesota tentu berharap sang bintang bisa tampil lebih konsisten. Kehadiran LaMelo seharusnya membantu mengurangi beban penguasaan bola Edwards, tetapi pengaturan menit bermain dan pemulihan tetap menjadi faktor penting.
Persaingan Wilayah Barat tidak akan mudah
Timberwolves punya alasan untuk optimistis, tetapi persaingan Wilayah Barat musim 2026/2027 diprediksi tetap ketat.
Oklahoma City Thunder masih menjadi salah satu pesaing utama setelah finis dengan 64 kemenangan pada musim reguler 2025/2026. Mereka memiliki Shai Gilgeous-Alexander, Chet Holmgren, dan kedalaman skuad yang membuat mereka sulit dihadapi.
San Antonio Spurs juga menjadi ancaman serius setelah mencapai Final NBA. Victor Wembanyama dan para pemain muda mereka terus berkembang, sedangkan pengalaman mengalahkan Thunder di Final Wilayah Barat memberikan modal kepercayaan diri yang besar.
Denver Nuggets tetap berbahaya dengan Nikola Jokic sebagai pusat permainan. Sementara itu, Houston Rockets dan tim-tim lain di Wilayah Barat juga berpeluang mengganggu persaingan jika mampu menjaga konsistensi.
Dalam situasi seperti ini, Timberwolves membutuhkan posisi klasemen yang menguntungkan agar tidak harus melewati jalur playoff yang terlalu berat sejak awal. Finis di enam besar akan memberikan tiket langsung ke babak playoff, sedangkan posisi di luar itu membuat mereka harus berjuang melalui turnamen play-in.
Jadwal awal Minnesota juga tidak ringan. Setelah menghadapi Miami pada 21 Oktober waktu setempat, mereka dijadwalkan bertandang ke markas Orlando Magic pada 23 Oktober sebelum menjalani pertandingan kandang pertama melawan Toronto Raptors pada 25 Oktober.
Rangkaian pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Timberwolves untuk menguji komposisi baru sekaligus melihat seberapa cepat duet Edwards dan LaMelo beradaptasi.
Seberapa jauh Timberwolves bisa melangkah?
Kedatangan LaMelo Ball membuat Timberwolves memiliki alasan kuat untuk membidik hasil yang lebih baik daripada musim sebelumnya. Mereka mendapatkan pengatur serangan yang dapat membantu Edwards mengurangi beban, sekaligus membuka peluang bagi pemain lain untuk terlibat lebih efektif.
Namun, keberhasilan duet Ant dan Ball tidak otomatis menjamin Minnesota bisa melaju hingga Final NBA. Chemistry keduanya harus terbukti dalam pertandingan, pertahanan perlu tetap solid, dan pemain pendukung harus mampu mengisi peran setelah sejumlah nama penting meninggalkan tim.
Jika Edwards mampu menjaga produktivitas dan kebugarannya, LaMelo dapat menjadi pasangan yang membantu Minnesota memaksimalkan kemampuan sang bintang. Kombinasi tersebut juga bisa membuat Timberwolves memiliki lebih banyak pilihan ketika menghadapi pertahanan yang berusaha mematikan satu pemain.
Di sisi lain, kontribusi Gobert, McDaniels, Dosunmu, dan para pemain cadangan akan menentukan apakah Timberwolves mempunyai kedalaman yang cukup untuk bersaing selama satu musim penuh.
Dengan materi pemain yang lebih dinamis, Minnesota berpotensi kembali menjadi salah satu tim berbahaya di Wilayah Barat. Target realistis mereka adalah mengamankan tiket playoff langsung dan berusaha melangkah lebih jauh daripada semifinal konferensi.
Untuk mencapai target tersebut, Timberwolves tidak cukup hanya mengandalkan kedekatan Edwards dan LaMelo. Mereka harus mengubah potensi duet tersebut menjadi permainan kolektif yang konsisten. Jika itu berhasil dilakukan, musim 2026/2027 bisa menjadi kesempatan bagi Minnesota untuk membuktikan bahwa mereka bukan sekadar tim yang mampu membuat kejutan, melainkan penantang serius dalam perebutan gelar NBA.